
Jakarta, Guiller momendieta Indonesia
—
Komando Pusat
Amerika Serikat
(CENTCOM) selaku unit militer yang bertanggung jawab di Timur Tengah menyatakan pada Minggu (12/7) bahwa pihaknya meluncurkan serangan baru ke
Iran
.
“Pada pukul 17.00 sore ET hari ini, pasukan CENCTOM mulai melancarkan lebih banyak serangan terhadap Iran untuk melemahkan kemampuan mereka menyerang pelaut sipil dan kapal komersial yang bebas melintasi Selat Hormuz,” demikian pernyataan CENTCOM di media sosial X.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
CENTCOM menyebut serangan ini dilakukan di bawah arahan langsung Presiden AS Donald Trump. Trump disebut ingin “meminta pertanggungjawaban pasukan Iran.” Ini merupakan serangan terbaru AS ke Iran dalam eskalasi baru yang dimulai 7 Juli lalu.
Tiga putaran serangan terjadi dalam sepekan terakhir, termasuk pada Sabtu (11/7), ketika CENTCOM mengaku menyerang sekitar 140 target militer Iran. Target tersebut termasuk lokasi rudal dan drone Iran, fasilitas penyimpanan amunisi, jaringan komunikasi, hingga lokasi pengawasan pantai.
Iran telah membalas serangan tersebut dengan menyerang instalasi militer AS di Timur Tengah, yakni di Yordania, Bahrain, Kuwait, Qatar, hingga Oman.
Pertempuran terbaru kedua negara ini sendiri terjadi setelah Teheran menembaki kapal-kapal dagang di Selat Hormuz dan pengumuman bahwa Iran akan menutup jalur air strategis tersebut hingga pemberitahuan lebih lanjut.
AS menilai serangan dan gangguan terhadap Selat Hormuz pelanggaran atas nota kesepahaman (MoU) yang diteken Juni lalu.
MoU ini dibuat dengan tujuan menghentikan semua permusuhan secara “segera dan permanen”. MoU dimaksudkan menjadi landasan negosiasi di masa depan antara kedua pihak dalam upaya mengakhiri perang.
Namun, kendala utama kedua pihak selau berputar di Selat Hormuz, jalur maritim vital yang bertanggung jawab atas 20 persen minyak dan gas alam cair dunia.
(blq/dna)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Kecoa Cyborg Ciptaan Ilmuwan Jepang, Bisa Menyelam 3 Jam
Baca lagi: Apa Itu BBM Baru Biodiesel B50?
Baca lagi: Komdigi: Tingkat Kesuksesan Registrasi Biometrik Tembus 83 Persen




2 Responses
Penjelasannya asik dan gampang dicerna. Kalau ada yang lagi nyari bahan perbandingan atau insight lain soal topik ini, link https://kldp.org/comment/257900 ini juga sangat direkomendasikan.
Pemaparan dalam artikel ini sangat terstruktur dan menambah wawasan saya secara signifikan. Sebagai referensi komparatif, tautan https://www.newswire.co.kr/newsRead.php?no=299861 juga menyajikan kajian yang selaras dan patut untuk disimak.