
Jakarta, Guiller momendieta Indonesia
—
Bahrain
mengecam serangan
drone Iran
yang diklaim menghantam wilayahnya pada Sabtu (27/6) dini hari.
Hal ini terjadi di tengah saling serang antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang hanya berselang beberapa hari dari penandatanganan perjanjian kedua negara untuk mengakhiri perang di Timur Tengah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dilansir
AFP
, Kementerian Luar Negeri Bahrain menyatakan “kecaman terkeras” atas penargetan wilayahnya oleh beberapa drone Iran, menyebut serangan itu sebagai “pelanggaran terang-terangan atas kedaulatannya” sekaligus upaya “menyabotase upaya perdamaian.”
Bahrain juga menyatakan bahwa pihaknya berhak mempertahankan diri. Bahrain merupakan negara tuan rumah Armada Kelima Angkatan Laut AS di kawasan Teluk.
Iran di hari yang sama menuduh AS yang terlebih dahulu melanggar perjanjian damai. Teheran menyebut serangannya sebagai tindakan “defensif” atas apa yang disebutnya sebagai “serangan udara barbar” AS terhadap fasilitas pengawasan pantai di wilayah selatan Iran, yang menurutnya juga melanggar Piagam PBB.
Iran tidak merinci lokasi serangan balasannya terhadap target-target AS di Teluk.
AS menyatakan serangan udara yang dilancarkan pada Jumat (26/6) adalah respons atas serangan drone Iran terhadap kapal kargo di Selat Hormuz, jalur perairan yang vital bagi pasokan energi global.
Dikutip dari
Reuters
, Washington belum merespons laporan Iran soal serangan balasan ke target-target Amerika.
Ini merupakan pertama kalinya AS dan Iran saling melancarkan serangan sejak menandatangani perjanjian yang dimaksudkan mengakhiri perang di Timur Tengah yang berlangsung sekitar empat bulan.
(lom)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Guiller momendieta]
Baca lagi: Proyek Ladang Gas Raksasa Abadi Masela Mulai Konstruksi 2027
Baca lagi: Supergirl: Kisah Asal-usul dan Tantangan Kara Zor-El
Baca lagi: Warga Bandung Asyik Saling Bertukar Barang di Bersaling Silang




4 Responses
saya mengerti betapa berharganya ilmu itu setelah melihat artikel ini http://www.kufirst.center.ku.ac.th/foodsafetymanagement2019/
Saya jadi lebih paham setelah membaca artikel ini. Kebetulan saya juga menemukan https://www.tenable.com/plugins/nessus/35288 yang membahas topik serupa dengan cukup lengkap.
Pembahasan yang mencerahkan! Untuk pembaca lain yang mungkin membutuhkan literatur tambahan dengan tema yang sama, silakan kunjungi https://www.seebug.org/vuldb/ssvid-19926.
Saya merasa sangat beruntung dan bersyukur bisa menemukan dan membaca artikel ini http://www.kufirst.center.ku.ac.th/gms7-2/ jadi tambah semangat belajar