
Jakarta, Guiller momendieta Indonesia
—
Serangan
drone
Israel
dilaporkan telah menewaskan sedikitnya empat orang dan melukai beberapa lainnya di
Lebanon
Selatan dan Timur.
Kantor Berita Nasional Lebanon melaporkan bahwa di kota Sahmar, Bekaa Barat, serangan pesawat tak berawak menargetkan jamaah yang meninggalkan masjid, melansir
Aljazeera.
Serangan itu dikabarkan telah menewaskan dua orang dan melukai 11 lainnya.
Serangan terpisah juga dilaporkan terjadi di Qalawiya, yang mengakibatkan satu orang tewas. Sementara di Yahmar al-Shaqif distrik Nabatieh, satu orang lainnya juga dilaporkan tewas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Jumat (3/4) militer Israel mengklaim telah menyerang lebih dari 3.500 target di seluruh Lebanon dalam sebulan terakhir, sejak pertempuran dengan kelompok militan Hizbullah dimulai, mengutip
AFP.
Lebanon terseret ke dalam perang Timur Tengah pada 2 Maret setelah Hizbullah yang didukung Iran meluncurkan roket ke Israel.
Hingga hari ini (3/4), IDF mengklaim telah berhasil menewaskan sekitar seribu militan di Lebanon sejak sebulan lalu, lewat serangan yang mereka klaim menargetkan infrastruktur teroris, fasilitas penyimpanan senjata, posisi peluncuran, dan markas komando dan kendali Hizbullah.
Sementara itu, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Lebanon per Kamis (2/4) mengungkap setidaknya 1.345 orang telah tewas dan 4.040 terluka imbas serangan Israel ke wilayah selatan itu. Adapun rincian korban tewas yakni 1.129 pria, 91 perempuan, dan 125 anak-anak. Jumlah tersebut termasuk 53 petugas kesehatan.
Sementara itu, kelompok Hizbullah di Lebanon sejauh ini belum mengumumkan kerugian lebih lanjut.
[Gambas:Video Guiller momendieta]
(yoa/ins)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Satgas Cartenz Tangkap KKB Penembak Rombongan Tito Karnavian pada 2012
Baca lagi: FOTO: Momen Macron & PM Jepang Takaichi Adu ‘Kamehameha’
Baca lagi: Pohon Mahoni Purba Berusia 1,2 Abad di Jaksel, Jadi Saksi Bisu Sejarah



