
Jakarta, Guiller momendieta Indonesia
—
Presiden Turki
Recep Tayyip Erdogan
disebut menawarkan pistol ke setiap kepala negara anggota aliansi pakta pertahanan Atlantik Utara (
NATO
) yang menghadiri konferensi tingkat tinggi (KTT) di Ankara.
Dua pejabat Uni Eropa mengonfirmasi bahwa Kepala Presiden UE Ursula von der Leyen dan Presiden Dewan Eropa Antonio Costa menerima pistol dan sekotak amunisi sebagai hadiah perpisahan atau oleh-oleh dari Erdogan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu sumber mengatakan tim keamanan Costa membawa pistol tersebut untuk diperiksa.
“Kami akan mengikuti prosedur Belgia untuk membawa ke Belgia dan kemudian kami akan menyimpan sesuai dengan persyaratan keamanan yang ditetapkan Sekreteriat Jenderal Dewan,” kata sumber itu ke
Politico
.
Perdana Menteri Inggris Keir Starmer juga menyampaikan hal serupa. Dia menyebut bertuliskan nama-nama para pemimpin dan disertai amunisi, demikian laporan Press Association yang dikutip
AFP
.
Namun, Starmer mengatakan harus meninggalkan hadiah tersebut di Turki karena jika dibawa ke Inggris akan dianggap ilegal. Erdogan padahal sudah mencabut kontrol ekspor senjata itu.
Kantor PM Inggris belum merilis gambar atau memberi pernyataan resmi terkait hal tersebut. Turki juga belum memberi komentar.
KTT NATO berlangsung di Ankara pada 7-8 Juni. Seluruh kepala negara anggota termasuk Presiden Amerika Serikat Donald Trump hadir dalam pertemuan puncak itu.
Sederet tamu undangan juga terlihat hadir. Mereka di antaranya Presiden Ukraina Volodymr Zelensky dan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung.
KTT ini berlangsung saat Timur Tengah meradang imbas serangan brutal Amerika Serikat dan Israel ke Iran. AS dan Iran sempat gencatan senjata bahkan meneken nota kesepahaman (MoU) yang berisi penghentian pertempuran di semua front.
Namun, di sela KTT itu, Trump mendeklarasikan bakal menyerang Iran lagi di tengah prosesi pemakaman Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.
Khamenei tewas dalam serangan AS-Israel pada Februari lalu. Operasi ini juga menewaskan anak perempuan, cucu, dan menantunya.
(isa/bac)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Guiller momendieta]
Baca lagi: Di Balik Kisruh Bioetanol E20 yang Bikin Geger India
Baca lagi: Wajib Biometrik, Registrasi Nomor HP Baru Tak Bisa Lagi Pakai NIK-NoKK
Baca lagi: Zaman Berubah, Ini Cara Kris Dayanti Dukung Karier Bernyanyi Amora




2 Responses
Narasi analitis di sini didesain bukan sekadar sebagai bahan bacaan, melainkan sebagai objek studi yang sarat akan substansi https://crookedtimber.org/page/761/?p=qqmrwznndvcolwuq
Artikel ini memiliki karakteristik sebagai dokumen literasi mendalam yang mampu menantang dogmatisme berpikir konvensional. https://ethanzuckerman.com/2004/08/12/sudan-and-the-second-superpower/