Gencatan Senjata 2 Hari Lagi Berakhir, Iran Ogah Lanjut Nego dengan AS

Jakarta, Guiller momendieta Indonesia

Iran

berencana tak menghadiri perundingan lanjutan dengan

Amerika Serikat

pada Senin (20/4), beberapa hari sebelum masa gencatan senjata dua pekan sejak 8 April berakhir.

Blokade AS terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran masih menjadi hambatan utama, dan isu tersebut diperkirakan semakin rumit setelah Presiden Donald Trump pada Minggu (19/4) mengumumkan kapal perusak AS menembaki serta mengenai sebuah kapal Iran yang mencoba keluar masuk Selat Hormuz.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dilansir

AFP

, lembaga penyiar pemerintah Iran,

IRIB

, mengutip sumber Teheran mengatakan “saat ini belum ada rencana untuk berpartisipasi dalam putaran berikutnya perundingan Iran-AS”.

Kantor berita

Fars News Agency

dan

Tasnim News Agency

sebelumnya juga mengutip sumber anonim yang menyebut “suasana keseluruhan belum bisa dinilai sangat positif” terkait kelanjutan negosiasi. Sumber itu juga menambahkan pencabutan blokade AS merupakan prasyarat untuk negosiasi.

Sementara itu, kantor berita pemerintah

IRNA

juga menyoroti “tuntutan Washington yang tidak masuk akal dan tidak realistis” dengan menyatakan “dalam kondisi seperti ini, belum ada prospek jelas bagi negosiasi yang membuahkan hasil”.

Gencatan senjata selama dua pekan terhitung sejak 8 April lalu antara Iran dan Amerika Serikat akan segera berakhir pada Rabu (22/4).

Sejauh ini baru ada satu sesi negosiasi selama 21 jam yang digelar di Islamabad pada 11 April dan berakhir tanpa hasil, meski persiapan untuk pembicaraan baru tetap berlanjut setelahnya.

“Kami menawarkan Kesepakatan yang sangat adil dan masuk akal, dan saya harap mereka menerimanya,” tulis Trump pada Minggu, sambil kembali mengancam infrastruktur Iran jika kesepakatan tidak tercapai.

Iran sempat membuka kembali Selat Hormuz pada Jumat sebagai respons atas gencatan senjata Israel-Hizbullah di Lebanon, tetapi menutupnya lagi keesokan harinya setelah Amerika tetap mempertahankan blokade kapal-kapal Teheran.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baqaei pada Minggu menyebut blokade itu sebagai “pelanggaran” terhadap gencatan senjata dan bentuk hukuman kolektif ilegal terhadap rakyat Iran.

Sejumlah kecil kapal tanker minyak dan gas sempat melintasi selat pada Sabtu pagi saat pembukaan singkat itu berlangsung, namun pada Minggu pagi data pelacakan menunjukkan jalur perairan tersebut kembali kosong dari lalu lintas kapal.

Sore sebelumnya, tiga insiden berupa tembakan dan ancaman Iran terhadap kapal-kapal komersial menunjukkan tingginya risiko setiap upaya penyeberangan.

(rds)

Add

as a preferred

source on Google

[Gambas:Video Guiller momendieta]

Baca lagi: 40 Harian Vidi Aldiano Ramai, Jemaah Salat Magrib Sampai Padati Masjid

Baca lagi: Pep Guardiola usai Man City Gebuk Arsenal: Siapa Pemuncak Klasemen?

Baca lagi: FOTO: Lesu Pemain Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF U-17 2026

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: