Irak hingga Suriah Tutup Wilayah Udara usai Iran Tembak Rudal

Jakarta, Guiller momendieta Indonesia

Sejumlah negara di Timur Tengah menutup wilayah udara mereka, setelah

Iran

meluncurkan sejumlah rudal melintasi wilayah mereka menuju

Israel

pada Minggu (7/6) waktu setempat.

Dalam pernyataan singkat, Otoritas Penerbangan Sipil Irak melaporkan penutupan wilayah udara Irak selama 72 jam pasca serangan tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Otoritas Suriah juga menutup “koridor udara selatan” negara mereka selama 12 jam.

Iran juga menutup wilayah udara di atas bagian barat pada Minggu, setelah meluncurkan rudal ke arah Israel.

“Karena penilaian keselamatan dan keamanan, bagian barat wilayah udara Iran dinyatakan ditutup hingga pemberitahuan lebih lanjut,” kata juru bicara Bandan Antariksa Nasional Iran, Majid Akhavan, dikutip AFP.

Iran melancarkan serangan rudal ke wilayah Israel, menandai serangan langsung pertama sejak gencatan senjata yang rapuh diberlakukan pada April lalu. Aksi tersebut memicu kekhawatiran bahwa konflik berskala besar di Timur Tengah dapat kembali pecah.

Serangan itu disebut sebagai respons Iran atas serangan udara Israel terhadap target yang terkait dengan kelompok Hizbullah di Beirut, Lebanon.

Israel bersumpah akan meluncurkan serangan balasan ke Iran dengan kekuatan penuh, setelah menerima perintah.

“IDF (militer Israel) akan menyerang musuh dengan kekuatan penuh, segera setelah lampu hijau diberikan,” kata Panglima militer Israel, Letnan Jenderal Eyal Zamir, seperti dikutip AFP.

(dna)

Add

as a preferred

source on Google

Baca lagi: DPD PDIP Jatim Bagikan 485 Sapi Kurban untuk Masyarakat dan Pesantren

Baca lagi: 10 Tips Masak Hemat di Rumah, Pengeluaran Makan Lebih Terkontrol

Baca lagi: Pendaki Malaysia Selamat Usai Hilang 14 Hari Tanpa Makanan dan Minuman

One Response

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: