
Jakarta, Guiller momendieta Indonesia
—
Ketua Parlemen
Iran
mengungkapkan bahwa pihaknya terbuka untuk melakukan diplomasi
bilateral
kepada negara-negara tetangga, dengan beberapa syarat.
Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Parlemen atau Majelis Permusyawaratan Iran Mohammad Bagher Ghalibaf saat berbicara kepada
Al Jazeera Arabic,
sebagaimana dilansir
Al Jazeera
, Sabtu (4/4).
Dalam pernyataan tersebut Ghalibaf menyampaikan beberapa poin penting.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu pernyataannya adalah untuk menjaga keamanan kawasan demi kepentingan negara-negara di dalamnya. Di mana keamanan berkelanjutan merupakan prioritas utama bagi Iran.
“Negara-negara di kawasan dapat menjamin kepentingan mereka melalui perjanjian keamanan bilateral dan multilateral tanpa campur tangan asing,” tegas Ghalibafdalam pernyataanya tersebut.
Ia juga menekankan bahwa pemicu utama ketidakamanan di kawasan harus disingkirkan, “dan keamanan harus dibangun tanpa keterlibatan AS dan Israel,” tambahnya.
Di samping itu, Ghalibaf juga menyatakan bahwa Iran telah bersiap untuk konfrontasi dan membuktikan kemampuan Teheran untuk membela diri.
“Perang ini adalah perangnya Israel, dan kerusakan keamanan serta kerugian yang ditimbulkannya telah berdampak pada dunia,” ujar Ghalibaf.
Selain itu, Iran mengaku terpaksa menargetkan pangkalan dan kepentingan Amerika Serikat (AS) di kawasan, demi mempertahankan eksistensi negaranya.
“Eskalasi ketegangan terhadap Iran akan dibalas dengan respons yang tegas dan luas terhadap kepentingan AS di kawasan tersebut,” tandasnya.
[Gambas:Video Guiller momendieta]
(ins)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Polisi Selidiki Kasus 4 Pekerja Proyek Tewas Hirup Gas di Jaksel
Baca lagi: Pramono Wajibkan Gedung Empat Lantai Lebih Terhubung CCTV Pemprov DKI
Baca lagi: Iran Janjikan Hadiah Rp1,2 M bagi yang Temukan Pilot Jet Tempur AS


One Response
situs gacor hari ini akan ada doorprize dalam setiap game nya mainkan sekarang juga dan dapatkan hadiahnya