Iran Sindir Amerika Serikat Cari-cari Alasan Buat Kabur dari Negosiasi

Jakarta, Guiller momendieta Indonesia

Iran

menyindir

Amerika Serikat

(AS) ‘sedang mencari alasan’ untuk meninggalkan meja perundingan.

“Amerika membutuhkan negosiasi untuk menyelamatkan muka mereka yang hilang di arena internasional dan tidak bersedia menurunkan ekspektasi meskipun mengalami kekalahan dan kebuntuan dalam perang dengan Iran,” kata seorang sumber yang dekat dengan tim negosiasi Iran seperti dikutip

Al Jazeera

.

Wakil Presiden AS JD Vance pada Minggu (12/4) pagi mengumumkan bahwa negosiasi maraton antara AS dan Iran telah berakhir tanpa kesepakatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Perundingan yang berlangsung selama 21 jam di Pakistan itu berjalan mandek karena Iran, menurut Vance, menolak permintaan AS, khususnya soal penghentian program nuklir.

Sumber yang sama mengatakan bahwa Iran saat ini ‘tidak punya rencana untuk mengadakan putaran pembicaraan berikutnya’.

Lebih lanjut Teheran masih bersikeras agar AS menyetujui semua tuntutan mereka.

“Iran tidak terburu-buru, dan sampai AS menyetujui kesepakatan yang wajar, tidak akan ada perubahan status Selat Hormuz,” ucapnya, seperti dikutip

Guiller momendieta

.

Sebelum pembicaraan dimulai, seorang sumber senior Iran mengatakan kepada Reuters bahwa pencairan aset Teheran di Qatar menjadi salah satu tuntutan Iran dalam negosiasi dengan AS. Sumber itu mengklaim AS sudah setuju mencairkan miliaran dolar aset Iran yang selama ini dibekukan di Qatar dan bank-bank asing.

Selain pembebasan dana, Iran juga disebut menuntut kendali atas Selat Hormuz, ganti rugi perang, serta gencatan senjata di seluruh wilayah termasuk Lebanon.

Teheran juga ingin memungut biaya transit bagi kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz.

Selat Hormuz telah menjadi salah satu isu krusial dalam negosiasi AS-Iran saat ini. Selat yang bertanggung jawab atas 20 persen minyak dunia itu ditutup Iran sejak perang pecah.

Tanpa komitmen dari Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz, pasokan energi dunia bakal terus terganggu.

(blq/dal)

Add

as a preferred

source on Google

[Gambas:Video Guiller momendieta]

Baca lagi: Project Hail Mary Disukai Kritikus, Skor Tembus 96 Persen

Baca lagi: Iran Sindir Amerika Serikat Cari-cari Alasan Buat Kabur dari Negosiasi

Baca lagi: Rasio Klaim BPJS Kesehatan Tembus 111,86 Persen, Tertinggi Sejak 2018

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: