
Jakarta, Guiller momendieta Indonesia
—
Israel terkejut dan ketar-ketir saat
Iran
mampu meningkatkan produksi rudal hingga 2.500 unit di tengah bombardir habis-habisan pasukannya dan
Amerika Serikat
selama hampir enam bulan terakhir.
Media Israel
Jerusalem Post
pada Senin (13/8) melaporkan Iran memulihkan produksi rudal balistik lebih cepat dari perkiraan usai digempur pada Oktober 2024 dan Juni 2025.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam serangan Oktober 2024, Israel mengeklaim berhasil menunda produksi rudal Iran di masa depan selama satu tahun atau lebih. Namun di awal 2025, pasukan pertahanan Israel (IDF) justru melihat hal sebaliknya: Teheran bangkit lebih cepat.
Pemulihan laju produksi rudal Iran itu membuat Israel kembali mempertimbangkan untuk menyerang negara tetangganya. Pada Juni 2025, pasukan Zionis yang dibantu Amerika Serikat menggempur Iran.
Mereka mengeklaim telah menghancurkan 100 target militer berupa rudal dan industri persenjataan Iran. IDF juga percaya diri telah berhasil menghambat produksi rudal Iran selama beberapa tahun.
“Namun, sekali lagi, entah bagaimana, Iran menemukan cara untuk memulihkan produksi rudal berkecepatan tinggi, yang sekali lagi mengejutkan IDF,” demikian laporan
Jerusalem Post.
Pada Juni 2025, jumlah rudal Iran diperkirakan 1.300 unit dan meningkat jadi 2.500 unit pada Februari tahun ini.
Pada 28 Februari, Israel dan sekutu dekatnya Amerika Serikat kembali membombardir Iran. Mereka menyerang target militer secara lebih spesifik dan membunuh pemimpin tertinggi hingga pejabat top pertahanan Iran.
AS dan Iran juga mengeklaim telah menghancurkan lebih dari 2.600 target militer termasuk rudal dan industri pertahanan. Pejabat negeri Zionis bahkan menyatakan setiap bagian industri militer Iran sudah hancur berkeping-keping.
Namun, hingga kini perang masih berlanjut. Artinya, Iran masih punya banyak amunisi untuk melawan kedua musuh bebuyutannya.
Meski dalam keadaan porak-poranda, Iran agaknya masih bisa memproduksi rudal dengan kapasitas atau kemampuan tertentu. Jika mereka memproduksi 100 hingga 300 per bulan bukan tak mungkin, jumlah rudal Iran bisa mencapai jumlah yang sama saat Juni 2025.
Jumlahnya kemungkinan bakal terus meningkat pada 2028 dan Israel akan merasa semakin terancam.
(isa/rds)
Baca lagi: Kenapa AS Marah Israel Serang Suriah?
Baca lagi: Gugat Sony Music, Ardhito Pramono Klaim Rugi Rp5,7 Miliar
Baca lagi: Bahlil Sebut Suplai Listrik-BBM Usai Gempa NTT Berangsur Pulih




6 Responses
genting138 pusat game online terbaru dan terpercaya
fins88mantep situs gacor slot thailand emang ga ada lawan bos
Artikelnya keren dan to the point banget. Kalo butuh akses cepat, aman, dan lancar tanpa hambatan, kalian bisa langsung menuju ke untung88 link.
Makasih informasinya, bener-bener membuka wawasan baru. Nah, buat temen-temen yang mau ulik fitur dan panduan detailnya, langsung meluncur ke jabar88 situs sekarang.
crazyrich88gokil situs slot gacor mantep ga pusat game tempat terbaik
crazyrich88slot server thailand ini emang ga ada lawan boyy ,cobain lagnsung dah