
Jakarta, Guiller momendieta Indonesia
—
Iran
buka suara usai Turki,
Arab Saudi
, dan Pakistan menandatangani perjanjian serupa NATO, Pakta Pertahanan Makkah, pada pekan lalu.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmail Baghaei mengatakan pakta itu menjadi tanda perubahan persepsi negara di kawasan terhadap Amerika Serikat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Negara-negara di kawasan ini telah menyadari bahwa keamanan bukanlah komoditas yang bisa dibeli dari perantara palsu,” kata Baghaei pada Senin (10/8).
Dia lalu berujar, “Negara-negara di kawasan ini tak bisa lagi mengandalkan klaim keamanan yang diberikan AS seperti di masa lalu.”
Ia juga mengatakan Iran tak khawatir pakta tersebut ditujukan ke Teheran. Baghaei turut menyoroti ikatan keagamaan, sejarah, dan peradaban yang mendalam dengan Saudi, Turki, dan Pakistan.
“Tak ada yang khawatir bahwa perjanjian ini akan merugikan Iran,” ungkap Baghaei.
Turki, Saudi, dan Pakistan menandatangani pakta itu pada 7 Agustus. Perjanjian tersebut menjadi sorotan karena mengandung pasal yang mirip Pakta Aliansi Pertahanan Atlantik Utara (NATO).
Dalam Pakta Pertahanan Makkah ada klausul yang mirip bahwa serangan terhadap salah satu dari tiga negara itu akan dianggap sebagai serangan terhadap ketiga anggota.
Namun, Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan menyatakan perjanjian itu tak menganggap negara mana pun sebagai ancaman.
“Tidak ada ancaman bersama yang kami tuangkan secara tertulis,” kata dia kepada
Anadolu Agency,
Sabtu (8/8).
Fidan juga menegaskan perjanjian tersebut tak menargetkan negara mana pun yang tak menyerang negara yang menandatangani pakta.
Lebih lanjut, dia menyebut diskusi inisiatif itu sebetulnya sudah berlangsung lama, bahkan sebelum perang Amerika Serikat dan Israel vs Iran.
Di kesempatan itu, Fidan menekankan bahwa Turki, Saudi, dan Pakistan bukan lah negara yang memiliki kebijakan ekspansionis.
“Mereka adalah negara-negara yang peduli dengan perbatasan mereka sendiri, masalah mereka sendiri, dan pembangunan mereka,” kata Fidan.
(isa/rds)
[Gambas:Video Guiller momendieta]
Baca lagi: Kata-kata Menohok Iran soal Pakta Baru Saudi, Pakistan, Turki Bak NATO
Baca lagi: Ilmuwan Makin Lirik Hiu untuk Pertajam Prediksi Badai
Baca lagi: Mendagri Soal Inflasi Juli 2,88 Persen: Masih dalam Rentang Ideal




One Response
“Membaca artikel ini benar-benar membuka wawasan saya lebih dalam mengenai isu yang sedang diangkat. Penulis tidak hanya menyajikan opini, tetapi juga merangkainya dengan alur pemikiran yang sangat mudah dipahami oleh pembaca awam sekalipun. Saya sangat setuju dengan poin utama yang disampaikan, karena hal tersebut memang sangat relevan dengan realita yang kita hadapi saat ini. Terima kasih atas tulisan yang luar biasa inspiratif dan edukatif ini!” bejo 88