
Jakarta, Guiller momendieta Indonesia
—
Seorang komandan senior dari pasukan elite
Hizbullah
di Lebanon tewas dalam serangan Israel di pinggiran selatan Beirut, Rabu (6/5).
Sumber yang dekat dengan Hizbullah mengatakan kepada
AFP
bahwa serangan itu menewaskan Malek Ballout, komandan operasi di pasukan Radwan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu secara terpisah juga mengatakan militernya telah menargetkan “komandan pasukan Radwan Hizbullah”.
Menurut
Kantor Berita Nasional (NNA) Lebanon
, pesawat tempur Israel menghantam Ghobeiri, wilayah di pingiran selatan yang merupakan benteng pertahanan Hizbullah.
Sumber keamanan Lebanon mengatakan kepada
AFP
bahwa serangan itu mengenai sebuah apartemen tempat para pemimpin Radwan sedang mengadakan pertemuan.
Seorang koresponden
AFP
mengatakan sebuah bangunan tertutup puing setelah serangan terjadi, dengan orang-orang berlarian meninggalkan daerah tersebut.
Kementerian Kesehatan Lebanon mencatat setidaknya 11 orang tewas dalam serangan di wilayah selatan dan timur Lebanon pada Rabu.
Ini merupakan serangan pertama Israel di Beirut sejak gencatan senjata antara Iran-AS berlaku pada 8 April.
Setelah melalui negosiasi dengan Lebanon, Israel sepakat gencatan. Sejak itu, Beirut dan pinggiran selatannya terhindar dari serangan Negeri Zionis.
Serangan Israel di Lebanon telah menewaskan lebih dari 2.700 orang dan menyebabkan lebih dari satu juta orang mengungsi.
Israel berulang kali membombardir Lebanon, terutama Lebanon selatan, sejak gencatan senjata. Hizbullah membalas dengan melancarkan serangan terhadap pasukan Israel.
(blq/rds)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Guiller momendieta]
Baca lagi: Pemerintah Catat 663 Ribu Anak Sekolah Alami Tekanan Darah Tinggi
Baca lagi: Sinopsis Mortal Kombat II, Juara Earthrealm Bertarung di Outworld
Baca lagi: Kemendiktisaintek Ungkap Hanya 6 Persen Universitas Status ‘Unggul’



