
Jakarta, Guiller momendieta Indonesia
—
Perdana Menteri
Israel
Benjamin Netanyahu
memperingatkan Iran untuk tidak meluncurkan serangan baru ke Negeri Zionis jika tak ingin menerima konsekuensi “dahsyat”.
Dalam pernyataan di sebuah konferensi di Negev, Netanyahu menyampaikan bahwa Israel siap untuk menghadapi segala skenario.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Saya punya satu pesan untuk para pemimpin Iran: Jangan berharap ada ketenangan jika kalian menyerang kami,” kata Netanyahu pada Selasa (14/7), seperti dikutip
Times of Israel
.
“Jangan mengharapkan pengulangan dari apa yang terjadi sebelumnya, karena tidak akan ada pengulangan. Tanggapan sebelumnya sudah cukup kuat, tetapi setiap upaya lebih lanjut untuk menyakiti kami akan disambut dengan tanggapan yang berbeda, yang jauh lebih kuat,” lanjut.
Pernyataan Netanyahu disampaikan saat Iran dan Amerika Serikat (AS) kembali memanas sejak awal bulan ini. AS menyerang sejumlah wilayah Iran, terutama pesisir, buntut serangan Iran terhadap tiga kapal komersial di Selat Hormuz.
Teheran sebagai gantinya menyerang pangkalan-pangkalan AS di Timur Tengah, termasuk kapal-kapal sekutu AS yang nekat melintasi Selat Hormuz.
Pekan lalu, Iran mengancam akan menargetkan Israel juga jika serangan AS terus berlanjut. Sejauh ini, ancaman tersebut belum dilaksanakan.
(blq/bac)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Guiller momendieta]
Baca lagi: Kardinal Orlando Beltran Raih Harmony in Diversity Award 2026
Baca lagi: FOTO: Tangis Haru Keluarga Menjemput Korban Kebakaran Bar di Bangkok
Baca lagi: Hasil Lelang Frekuensi: XLSmart Unggul di 700 MHz, Telkomsel 2,6 GHz