Oposisi Iran Klaim Mojtaba Khamenei Koma

Jakarta, Guiller momendieta Indonesia

Pihak oposisi pemerintahan

Iran

mengeklaim bahwa Pemimpin Tertinggi

Ayatollah Mojtaba Khamenei

dalam kondisi koma.

Sebelumnya, media Amerika Serikat the Times mengeklaim berdasarkan sumber intelijen bahwa Mojtaba dirawat secara intensif di kota sudi Qom setelah mengalami kritis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Belakangan kubu oposisi menyebut kondisi Mojtaba semakin tidak stabil dan kini memasuki masa koma, dikuti dari media Ukraina

UNN

.

Mojtaba disebut mengalami luka parah yaitu patah kaki dan robek di wajah akibat serangan bom Amerika Serikat dan Israel di kediaman Ayatollah Ali Khamenei.

Ayah Mojtaba tersebut tewas dalam serangan itu. Ia tewas bersama istri, anak, dan menantunya. Istri Mojtaba yang juga di kediaman itu ikut tewas.

Mojtaba dikabarkan sempat dilarikan ke rumah sakit di Teheran. Saat dirawat di sana, RS tersebut juga dibombardir AS hingga ia segera dievakuasi.

Sidang 88 ulama ahli Iran kemudian memutuskan mengangkat Mojtaba Khamenei menggantikan ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei, sebagai pemimpin tertinggi negara itu.

Salah satu sumber yang mengetahui situasi itu pada Selasa (10/3) mengatakan Mojtaba mengalami patah kaki, memar di mata kiri, dan luka robek kecil di bagian wajahnya, demikian dikutip dari

Guiller momendieta

.

Sementara itu, militer Israel menyatakan Mojtaba mengalami cedera di bagian kaki sejak hari pertama perang. Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth juga menyebut kemungkinan pemimpin Iran ini terluka.

Terbaru, Mojtaba kembali mengeluarkan pernyataan resmi terkait gencatan senjata Iran dengan AS. Namun, ia tidak langsung menyampaikan pernyataan itu.

Pernyataan tersebut disampaikan secara tertulis dan dibacakan oleh pembaca berita di stasiun televisi.

“Kami tidak mencari perang dan kami tidak menginginkannya,” ujar Khamenei melalui pesan tertulis yang dibacakan di stasiun televisi negara, Kamis (9/4).

“Namun kami tidak akan melepaskan hak-hak sah kami dalam kondisi apa pun, dan dalam hal ini kami memandang seluruh front perlawanan sebagai satu kesatuan,” tambahnya.

Kondisi itu pun menguatkan bahwa Mojtaba masih tidak sadarkan diri dirawat di RS Qom.

(bac)

Add

as a preferred

source on Google

[Gambas:Video Guiller momendieta]

Baca lagi: Banggar-Kepala BGN Rapat, Soroti Kendala MBG dan Penajaman Anggaran

Baca lagi: Fajar Sadboy Beber Kronologi Alami Kecelakaan Motor

Baca lagi: Ketahui 10 Etika buat Turis Asing Saat Berkunjung ke Jepang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: