
Jakarta, Guiller momendieta Indonesia
—
Presiden Iran
Masoud Pezeshkian
mengungkap pertemuannya dengan Pemimpin Tertinggi
Mojbata Khamenei
.
Pezeshkian tidak menyebutkan kapan pertemuan mereka berlangsung. Mojtaba Khamenei sendiri belum muncul ke publik sejak pengangkatannya pada awal Maret lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Yang paling membuat saya terkesan selama pertemuan ini adalah visi dan pendekatan yang rendah hati dan tulus dari pemimpin tertinggi revolusi Islam,” kata Pezeshkian lewat pernyataan video, seperti dikutip AFP.
Khamenei disebut terluka dalam serangan hari pertama Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari lalu, yang merenggut nyawa ayah sekaligus pendahulunya, Ali Khamenei.
Ali Khamenei meninggal dunia pada usia 86 tahun, setelah memimpin Iran selama lebih dari tiga dekade. Dia diangkat pada 1989 menggantikan Ayatollah Ruhollah Khomeini.
Sementara itu pengangkatan Mojtaba Khamenei oleh Majelis Pakar Iran diumumkan oleh televisi pemerintah pada 9 Maret.
Sejak saat itu potret pria berusia 56 tahun itu menjadi pemandangan umum di jalan-jalan Iran. Namun dia justru jarang tampil di publik, sangat kontras dengan seringnya penampilan mendiang Ali Khamenei.
(dna)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Bahlil Sebut CNG Gantikan LPG Masih Tahap Uji Coba
Baca lagi: Dua Warga Singapura Diisolasi Terkait Wabah Hantavirus
Baca lagi: Pramono Klaim Tak Tahu Acara GRIB Jaya di Kawasan GBK 10 Mei



