RI & 7 Negara Kecam Menteri Israel-IDF Siksa Relawan Armada Flotilla

Jakarta, Guiller momendieta Indonesia

Indonesia dan tujuh negara lain mengutuk keras tindakan Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben Gvir dan pasukan

Israel

yang menyiksa relawan

Global Sumud Flotilla

(GSF) selama penahanan.

Kecaman itu disampaikan melalui pernyataan bersama Menteri Luar Negeri Indonesia, Turki, Yordania, Qatar, Mesir, Pakistan, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mereka menyoroti tindakan Menteri Israel Itamar Ben Gvir yang dianggap “mengerikan dan “tak bisa diterima” demikian dikutip

Anadolu Agency

, Minggu (24/5).

Para menlu dari delapan negara itu juga menyatakan bahwa penghinaan publik yang dilakukan Ben Gvir terhadap para tahanan merupakan “serangan memalukan terhadap martabat manusia” dan “pelanggaran nyata” terhadap hukum humaniter internasional dan hukum hak asasi manusia internasional.

Para menteri juga mengecam keras tindakan penghasutan dan kekerasan ilegal Ben-Gvir dan pejabat Israel lain terhadap warga Palestina.

Mereka mewanti-wanti tindakan provokatif semacam itu “memicu kebencian dan ekstremisme” serta melemahkan upaya untuk mencapai perdamaian yang adil dan abadi berdasarkan solusi dua negara.

Pernyataan bersama menlu ini turut menyerukan pertanggungjawaban tindakan Ben Gvir dan mendesak langkah-langkah konkret guna mengakhiri provokasi dan pelanggaran yang berulang.

Pernyataan itu juga menekankan perlunya melindungi hak asasi manusia, memastikan martabat dan perlakuan manusiawi terhadap semua tahanan, dan menegakkan hukum internasional.

Sebelumnya, Israel menangkap ratusan relawan GSF di perairan internasional pada pekan lalu. Mereka lalu dibawa ke Pelabuhan Ashdod kemudian ke tahanan imigrasi untuk diproses dan dipulangkan ke negara asal.

Namun, selama ditahan relawan GSF diperlakukan tak manusiawi.

Dalam video yang beredar di media sosial tampak tangan relawan GSF diikat ke belakang dengan tali, diseret petugas Israel dan dipaksa sujud. Beberapa bahkan mengalami penyiksaan, termasuk WNI. Para relawan itu dibebaskan pada Kamis dan diterbangkan ke Turki sebelum ke negara asal.

(isa/dna)

Add

as a preferred

source on Google

Baca lagi: 7 Jenis Garam Ini Ternyata Lebih Aman untuk Penderita Hipertensi

Baca lagi: FOTO: Prabowo Siram Air Kembang Pesawat – Aksi Bela WNI Diculik Israel

Baca lagi: Rencana Bandara Kertajati Jadi Pusat Bengkel Hercules se-Asia

One Response

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: