
Jakarta, Guiller momendieta Indonesia
—
Ketua parlemen
Iran
Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa
Israel
akan kembali menghadapi Teheran apabila serangan terhadap Lebanon terus dilakukan.
Ghalibaf menegaskan Hizbullah dan Iran merupakan satu kesatuan sehingga perdamaian juga harus terjadi sepenuhnya di Lebanon.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ghalibaf menekankan selama beberapa hari terakhir, Iran bekerja secara intensif untuk menghentikan serangan Israel terhadap Lebanon melalui negosiasi dengan Amerika Serikat (AS). Ia pun mengancam akan kembali menangguhkan pembicaraan tersebut apabila Israel tidak segera menyetop serangan.
Dilansir dari kantor berita Iran
Tasnim
, Ghalibaf berujar setiap kesepakatan yang dicapai untuk mengakhiri perang akan mencakup penghentian serangan di semua lini, terutama Lebanon selatan.
Ketua parlemen Lebanon Nabih Berri pada bagiannya pun berterima kasih atas upaya Iran dalam menghentikan serangan Israel. Ia menegaskan negaranya tidak akan pernah melupakan sikap positif tersebut.
Israel masih melancarkan serangan ke Lebanon saat AS-Iran sedang terlibat pembicaraan damai dan gencatan senjata.
Iran murka karena kesepakatan gencatan senjata termasuk penghentian serangan di Lebanon. Israel dan Lebanon sendiri sepakat gencatan senjata sejak 17 April.
Iran pun mengancam akan menghentikan negosiasi apabila Israel masih terus menyerang Lebanon selatan.
(blq/bac)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Guiller momendieta]
Baca lagi: Fenomena Bediding Landa Surabaya, Suhu Malam Hari Makin Dingin
Baca lagi: Banjir Rendam 5 Desa, Gorontalo Utara Tetapkan Status Tanggap Darurat
Baca lagi: Daftar Mobil yang Boleh Minum Pertalite Sesuai Anjuran Spesifikasi



