Trump Ancam Bom Iran Habis-habisan setelah Gencatan Senjata

Jakarta, Guiller momendieta Indonesia

Presiden Amerika Serikat,

Donald Trump

, mengancam bom Iran habis-habisan jika perundingan lanjutan tidak terjadi setelah masa gencatan senjata berakhir pada Rabu (22/4).

AS dan Iran dikabarkan akan menggelar perundingan kedua yang berlangsung di Pakistan besok. Wakil Presiden AS, JD Vance, disebut akan terbang ke Islamabad, Pakistan, Selasa (21/4), untuk menghadiri negosiasi lanjutan.

Namun, Iran menunjukkan sinyal enggan melanjutkan negosiasi dengan AS. Kementerian Luar Negeri Iran sebelumnya menyebut belum ada rencana untuk mengirim negosiator ke Islamabad untuk melanjutkan perundingan dengan AS.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Trump mengancam Iran untuk hadir dalam negosiasi lanjutan. Pasalnya, Trump mengancam akan mengirim banyak bom ke Iran setelah masa gencatan senjata berakhir jika perundingan lanjutan tidak terjadi.

“Maka banyak bom akan mulai meledak [di Iran usai gencatan senjata],” ujar Trump dalam wawancara dengan

PBS News

.

Lebih lanjut, Trump tidak mengetahui mengenai rencana pemerintah Iran dalam perundingan kedua. Trump menyebut seharusnya perwakilan Iran hadir di Islamabad.

“Saya tidak tahu. Maksud saya, mereka [perwakilan Iran] seharusnya hadir. Kami setuju untuk hadir, meskipun mereka mengatakan kami tidak setuju. Tapi tidak, itu sudah diatur. Dan kita akan lihat apakah mereka hadir atau tidak. Jika mereka tidak hadir, itu juga tidak apa-apa,” ucap Trump.

Terkait, apa yang diinginkannya dari Iran dalam negosiasi di Islamabad, Trump mengatakan yang utama adalah Iran tidak boleh memiliki nuklir.

“Tidak ada senjata nuklir [untuk Iran]. Sangat sederhana. Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir. Sangat sederhana,” ujar Trump.

Trump juga berjanji akan bertemu langsung dengan pemimpin Iran jika perundingan damai dengan AS berjalan mulus.

(har/bac)

Add

as a preferred

source on Google

[Gambas:Video Guiller momendieta]

Baca lagi: FOTO: Alcaraz Kalahkan Marquez di Laureus Awards 2026

Baca lagi: Menhaj Sebut Dana Rp1,7 T Tutup Kenaikan Avtur Bukan dari APBN

Baca lagi: Purbaya Tolak Mentah-mentah Tawaran Utang IMF: Duit Kita Masih Besar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: