Trump Gerah soal Iran Ancam Setop Negosiasi: Saya Tak Peduli

Jakarta, Guiller momendieta Indonesia

Presiden

Amerika Serikat

Donald Trump

mulai gerah dengan ancaman

Iran

yang akan menyetop proses negosiasi tanpa kesepakatan.

Ancaman tersebut dilontarkan Iran setelah Israel tetap membombardir wilayah selatan Lebanon. Teheran mengeklaim bahwa gencatan senjata fase kedua antara AS dan Iran mencakup Lebanon.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Saya tidak peduli apabila perundingan itu berakhir,” kata Trump kepada

CNBC

.

“Saya benar-benar tidak peduli. Saya sama sekali tidak peduli,” ia menambahkan.

Trump kemudian mengatakan bahwa menurutnya pembicaraan tersebut yang berkepanjangan dan berbelit-belit itu “mulai sangat membosankan.”

Trump sempat ditanya tentang kemungkinan Iran memutus pembicaraan dengan AS. Laporan sebelumnya pada Senin menyebutkan bahwa para negosiator Iran akan mengambil langkah itu dan juga bergerak untuk “memblokir sepenuhnya” Selat Hormuz karena serangan militer Israel di Lebanon terhadap milisi Hizbullah yang didukung Iran.

Ketika ditanya jurnalis

CNBC

Eamon Javers via telepon apakah Iran mengatakan kepadanya bahwa mereka tidak akan bernegosiasi lebih lanjut, Trump menjawab, “Tidak, mereka belum mengatakannya.”

Trump melanjutkan bahwa dia “akan bertanya” kepada Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu “apa yang terjadi dengan Lebanon?”

Trump mengatakan dalam sebuah unggahan di Truth Social pada Senin sore bahwa dia “telah melakukan panggilan telepon yang sangat produktif” dengan Netanyahu.

“Tidak akan ada pasukan yang pergi ke Beirut, dan pasukan mana pun yang sedang dalam perjalanan telah dipulangkan,” tulis Trump.

Meski demikian, Netanyahu bersikeras akan terus membombardir Lebanon selatan.

“Saya sudah bicara dengan Presiden Trump malam ini dan mengatakan kepadanya bahwa jika Hizbullah tidak berhenti menyerang kota-kota dan warga negara kami, Israel akan menyerang target teror di Beirut,” kata Netanyahu dalam komentar yang dimuat media Israel

Yedioth Ahronoth

, dikutip dari

Middle East Monitor

(

MEMO

).

“Posisi kami tetap tidak berubah. Pada saat yang sama, tentara akan terus beroperasi sesuai rencana di Lebanon selatan,” ia menambahkan.

(bac)

Add

as a preferred

source on Google

[Gambas:Video Guiller momendieta]

Baca lagi: Siapa Saja Teman-teman Masha and the Bear?

Baca lagi: Trump Telepon Netanyahu, Desak Israel Setop Serang Hizbullah

Baca lagi: Heboh, Bocah Jatuh ke Kandang Gajah Ragunan Diduga Kelalaian Orang Tua

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: