
Jakarta, Guiller momendieta Indonesia
—
Presiden
Donald Trump
memperpanjang gencatan senjata antara Amerika Serikat dan
Iran
pada Senin (21/4) malam waktu AS dengan dalih ingin memberi lebih banyak waktu bagi proses perundingan.
Keputusan Trump ini keluar setelah dirinya mengancam akan menyerang Iran habis-habisan jika Teheran kekeh enggan melanjutkan perundingan di Islamabad setelah gencatan dua pekan berakhir. Pengumuman ini juga keluar hanya beberapa jam sebelum gencatan senjata Iran-AS sejak 8 April berakhir hari ini, Rabu (22/4).
Trump memperpanjang gencatan senjata sampai waktu yang belum ditentukan, seraya menyebut keputusan ini juga datang atas permintaan dari Pakistan selaku mediator.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Trump menekankan perlu memberi waktu kepada kepemimpinan Iran yang ia klaim sedang “terpecah” untuk menyusun sebuah proposal perundingan.
“Saya telah… memerintahkan Militer kami untuk melanjutkan blokade dan, dalam segala hal lainnya, tetap siap dan mampu. Karena itu, saya akan memperpanjang gencatan senjata sampai proposal mereka (Iran) diajukan,” tulis Trump di media sosial seperti dikutip
AFP
.
Menjelang intervensi Trump di saat-saat terakhir, belum jelas kapan tepatnya gencatan senjata semula akan berakhir. Pakistan menyatakan masa itu akan habis pada Selasa pukul 23.50 GMT.
Nasib perundingan damai yang dimediasi Pakistan pun menggantung setelah pengumuman Trump tersebut.
Seorang pejabat Gedung Putih mengonfirmasi bahwa Wakil Presiden JD Vance tidak jadi berangkat ke Pakistan pada Selasa untuk menghadiri perundingan sebagaimana rencana sebelumnya, sambil menunggu proposal dari Iran.
“Setiap pembaruan lebih lanjut mengenai pertemuan tatap muka akan diumumkan oleh Gedung Putih,” kata pejabat itu.
Di Islamabad, polisi dan tentara bersenjata lengkap mengamankan kawasan pemerintahan kota pada Selasa. Area itu nyaris ditutup total, meski belum ada jadwal pasti pertemuan Iran-AS.
(rds)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Guiller momendieta]
Baca lagi: Rosan: Investasi Rp498,7 T Masuk RI, Serap 700 Ribu Tenaga Kerja Baru
Baca lagi: Hamil 10 Minggu, Jemaah Asal Makassar Gagal Berangkat Haji
Baca lagi: Detik-detik Pria Bersenjata Beraksi di Piramida Teotihuacan Meksiko


