
Jakarta, Guiller momendieta Indonesia
—
Presiden Amerika Serikat
Donald Trump
mengatakan dia yakin Nota Kesepahaman (MoU) dengan
Iran
“sudah berakhir”, buntut serangan terbaru Iran di negara-negara Teluk pada Rabu (8/7).
Pernyataan terbaru Trump menunjukkan indikasi paling jelas bahwa kesepakatan AS-dan Iran di ambang keruntuhan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Komentar terbaru Trump menyusul pernyataan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) yang mengaku telah melancarkan serangan terhadap target militer AS di Bahrain dan Kuwait.
Trump menyebut Iran sebagai “bajingan,” “orang-orang jahat dan sakit”, karena kesepakatan awal untuk perdamaian dengan Teheran bakal runtuh.
Dilansir Guiller momendieta, saat berbicara di pembukaan Konferensi Tingkat Tinggi NATO di Turki, Trump menyebut Iran sebagai “pemain kotor” karena menargetkan kapal-kapal komersial di Selat Hormuz dan melanggar gencatan senjata.
Dia bahkan menyebut AS membuang-buang waktu untuk berbicara dengan Iran. Trump memilih untuk “melakukan bisnis kita”, daripada berdiplomasi.
“Kita harus menyingkirkan kanker mereka, kanker mereka. Dan tahukah Anda apa yang harus dilakukan? Anda harus membasmi kanker sejak dini. Dan itulah yang saya rasakan,” kata dia.
Sebelumnya IRGC menyatakan pasukan angkatan laut dan udaranya telah melancarkan operasi gabungan menggunakan rudal dan drone yang menargetkan 85 lokasi di “fasilitas militer penting milik Amerika Serikat” di Timur Tengah.
Rentetan serangan gabungan ini merupakan balasan atas serangan udara terbaru AS ke sejumlah wilayah di selatan Iran dekat Selat Hormuz pada Selasa (7/7) malam waktu setempat.
IRGC mengatakan serangan tersebut menghantam pangkalan Armada Kelima Angkatan Laut AS di Bahrain serta Pangkalan Udara Ali Al Salem di Kuwait.
IRGC Iran menyebut serangan balasan itu sebagai “respons awal” atas apa yang mereka sebut sebagai pelanggaran gencatan senjata dan Perjanjian Islamabad oleh AS.
Sebab, serangan terbaru AS yang menyasar pangkalan-pangkalan pesisir dan fasilitas nonmiliter di Hormozgan dan Mahshahrpada Selasa malam itu berlangsung kala Teheran dan Washington sedang gencatan senjata.
IRGC juga menuturkan serangan AS ini berlangsung di tengah prosesi pemakaman pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dan menuduh Washington berusaha mengalihkan perhatian dari “peristiwa bersejarah” tersebut.
(dna)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Guiller momendieta]
Baca lagi: Mercedes-AMG Rilis Livery Baru untuk F1 2026
Baca lagi: Aston Martin Rilis Desain Livery Baru Jelang Formula 1 2026
Baca lagi: Sabrina Chairunnisa Mundur dari S3 UI, Ini Alasannya



7 Responses
Menarik banget pembahasannya, sukses nambah wawasan saya hari ini. Tadi pas browsing saya juga dapet info komprehensif yang mirip-mirip di https://www.newswire.co.kr/newsRead.php?no=293331, lumayan buat pelengkap.
genting138 salah satu https://pwdperfum.com/ terpercaya. main modal kecil slot depo 5000 gampang menang. langsung aksesgenting138 login
genting138 salah satu situs slot gacor terpercaya yang bisa anda coba. langsung akses genting138 login sekarang dan rasakan jp paus
Insightful banget bacanya pagi-pagi gini. Kalau ada yang penasaran sama studi kasus lainnya, coba deh intip https://kldp.org/comment/262977 di situ lengkap juga.
Tulisannya runtut dan logis, enak dibacanya. Sebagai tambahan informasi aja nih, web https://kldp.org/comment/255945 juga ngebahas topik ini dari sisi yang berbeda.
Topiknya cukup menarik dan dijelaskan dengan bahasa yang sederhana. Saya juga menemukan pembahasan lain melalui http://mat.ufcg.edu.br/pibid/integrantes-egressos/.
Artikel ini layak dijadikan instrumen akselerasi pemahaman bagi para akademisi yang mengutamakan kedalaman substansi https://crookedtimber.org/page/762/?p=ruuhkwbcx