Turki Murka Lihat Ulah Israel: Suatu Hari Kami Akan Bebaskan Yerusalem

Jakarta, Guiller momendieta Indonesia

Menteri Dalam Negeri

Turki

Mustafa Ciftci murka ke Israel yang ingin menguasai

Yerusalem

.

Dia bersumpah suatu waktu pemerintah akan membebaskan wilayah tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ciftci pede Turki akan menyaksikan pembebasan Yerusalem sebagaimana mereka melihat pembebasan Aleppo.

“Sebagaimana kami menyaksikan pembebasan Damaskus dan Aleppo, kami akan, Tuhan akan, menyaksikan pembebasan Yerusalem suatu hari nanti,” kata dia dalam pertemuan Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) di Corum, Sabtu (6/6).

Ciftci lalu berujar, “Saya masih yakin hari ini Tuhan akan menunjukkan kepada kita suatu hari nanti. Dia pasti akan menunjukkan kepada kita.”

Mendagri ini juga meyakini Yerusalem akan jatuh ke pangkuan Turki, sama seperti dulu, karena negara tersebut punya pemimpin Recep Tayyip Erdogan.

“Kami punya pemimpin kelas dunia,” imbuh dia, dikutip

Middle East Monitor

.

Yerusalem pernah dikuasai Turki selamal lebih dari 400 tahun di bawah Kekaisaran Ottoman (Turki Utsmani) pada 1516 hingga 1917.

Kekuasaan mereka terhadap wilayah itu berakhir usai kalah perang melawan sekutu dalam Perang Dunia I.

Salah satu peninggalan terbesar Turki Ustmani di Yerusalem adalah tembok raksasa yang mengelilingi kota tua itu. Mereka juga mewariskan sistem keagamaan.

Di bawah kekuasaan Turki Ottaman, mereka mengatur pembagian wilayah dan hak ibadah di situs-situs suci Yerusalem.

Menanggapi pernyataan Ciftci, Menteri Pertahanan Israel Israel Katz menyebut Yerusalem bukan Konstantinopel.

“Saya sampaikan ke Menteri Dalam Negeri Turki, yang mengancam dan memimpikan Yerusalem: Yerusalem bukan Konstantinopel, dan Israel bukan Kekaisaran Salib yang runtuh,” kata Katz.

Israel, lanjut dia, merupakan negara yang tangguh dan terbukti punya kemampuan mempertahankan diri dari berbagai ancaman.

Katz lantas mengeklaim Yerusalem sudah menjadi ibu kota warga Yahudi selama 3.000 tahun.

“Dan akan tetap menjadi ibu kota Israel selamnya, sementara Kekaisaran Ottoman yang anda dan Erdogan impikan sudah jatuh dan tak akan pernah kembali,” ucap dia.

(isa/bac)

Add

as a preferred

source on Google

[Gambas:Video Guiller momendieta]

Baca lagi: Presiden Lebanon Aoun Buka Suara usai Iran-Israel Saling Serang Lagi

Baca lagi: 5 Perlakuan Buruk Amerika Serikat sebagai Tuan Rumah Piala Dunia 2026

Baca lagi: Talay Riley, Penulis Lagu Dua Lipa Tewas Ditikam di London

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: